Download Update Aplikasi Satker, dan Peraturan Keuangan

Tuesday, June 4, 2013

Tip Penggunaan SPM dan SPP Tahun 2013

Para Pengelola Keuangan dimana saja berada, kali ini saya akan berbagi Tips tentang penggunaan dan tata cara pengoprasian SPM Tahun 2013, yang menurut saya rada sedikit membingungkan, terutama pada perekaman Data Kontrak. namun setelah saya pelajari dan tanya sana sini, akhirnya saya bisa menyelesaikan masalah-masalah yang ada, berikut saya berikan Tips dan Triknya.
Yang pertama peru anda perhatikan beberapa cara penggunaan SPM:
  • Update aplikasi SPP dan SPM terbaru adalah versi 13.0.2 tanggal 23 Januari 2013 dengan perbaikan menu RUH SPP terkait Perekaman NPWP pihak ketiga tetapi muncul NPWP bendahara, Perekaman UP PNBP muncul pesan MAX UP/TUP=0, Perbaikan validasi kode bank SPAN seragam pada lampiran (selain gaji induk -susulan), Akun UP/TUP 825111 dan 825112 digabung menjadi 825111, Perekaman UP tidak boleh ada lampiran, Perekaman SPM GU muncul pesan nospmu2 tidak ada #AplikasiSPP-SPM
  • Update aplikasi SPP dan SPM versi 13.0.2 tanggal 23 Januari 2013 juga meliputi perbaikan menu Cetak SPP, Penambahan menu Alokasi Nomor Kontrak, Penambahan menu Perbaikan Nomor Dokumen #AplikasiSPP-SPM
  • Update aplikasi SPP dan SPM versi 13.0.2 tanggal 23 Januari 2013 masih memiliki kelemahan pada perekaman lampiran SPP gaji pegawai dengan harus melakukan pengubahan data setiap pegawai. Pengubahan ini diperlukan untuk melengkapi data kode pos, kota, provinsi, dan e-mail dari setiap pegawai #AplikasiSPP-SPM
  • Update aplikasi SPP dan SPM versi 13.0.2 tanggal 23 Januari 2013 juga mengharuskan penyettingan Bank Operasional pada menu "Utilitas", "Setting Bank Operasional". Khusus satker pada ruang lingkup pembayaran KPPN Painan, pastikan disetting pada BRI di-uncheck pada "Non Default", pilih "Overbooking, RTGS" #AplikasiSPP-SPM
  • Aplikasi SPM pada TA 2013 ini tidak hanya aplikasi SPM saja, akan tetapi ada juga Aplikasi Surat Permintaan Pembayaran yang merupakan dokumen yang diterbitkan PPK satker berisi permintaan pembayaran tagihan kepada negara dan ditujukan kepada PPSPM satker sesuai dengan PMK 190/PMK.05/2012 #AplikasiSPP-SPM
  • Salah satu perbedaan teknis input data pada aplikasi SPP dengan aplikasi tahun sebelumnya adalah pengisian yang lebih rinci mengenai data supplier. Pengisian data supplier melalui 3 tahap, yakni data umum, data alamat, dan data rekening. Pastikan kesemuanya data diisi dengan lengkap karena data tidak akan dapat disimpan jika isian tidak lengkap #AplikasiSPP-SPM
  • Tipe-tipe pada data supplier. "01 Satker" untuk referensi bendahara pengeluaran, "02 Penyedia Barang Jasa" untuk referensi data rekanan dalam pengadaan SPM LS kontrak, "03 Pegawai" untuk referensi data pegawai pada SPM Gaji, "04 BA 999", "05 Transfer Daerah", "06 Penerusan Pinjaman", "07 Lain-lain" merupakan referensi data yang seharusnya tidak ada pada satker di ruang lingkup pembayaran KPPN Painan pada umumnya #AplikasiSPP-SPM
  • Apabila database Aplikasi SPP dan SPM gabung (dalam satu laptop/komputer), agar data SPP muncul pada Aplikasi SPM pastikan pencetakan SPP sudah dilakukan dua kali #AplikasiSPP-SPM
  • Input data pada Aplikasi SPP pada dasarnya masih sama dengan input data pada Aplikasi SPM tahun sebelumnya. Hal yang baru pada input data Aplikasi SPM TA 2013 yang mana hanya menarik data dari input data Aplikasi SPP, mencatatnya, dan menyimpan. Jangan lupa untuk memberikan nomor SPM lebih lengkap dan juga pemberian tanggal SPM sebelum melakukan penyimpanan data #AplikasiSPP-SPM
  • Data bendahara pengeluaran pada data supplier diharuskan direkam dengan kode 0001. Apabila ada error aplikasi pada referensi data rekanan tidak mau menampilkan NPWP rekanan, malah keluar NPWP bendahara, maka referensi kode 0001 harus dihapus dan diganti sementara dengan isian data rekanan #AplikasiSPP-SPM
  • Selain penyampaian ADK SPM untuk SPM LS kontraktual, diharuskan juga kepada satker untuk menyampaikan ADK kontrak kepada KPPN melalui menu "Monitoring", "Data Kontrak", klik data kontrak yang hendak ditransfer, dan klik "Transfer Kontrak" pada Aplikasi SPP #AplikasiSPP-SPM
  • Hal baru pada pengisian data kontrak adalah perekaman nomor kontrak terlebih dahulu pada menu "Referensi I", "Nomor Kontrak" (cukup dilakukan sekali untuk settingan awal) dan diharuskannya perekaman termin pada "Detil Rincian dan Realisasi" dan juga tanggal pembayarannya #AplikasiSPP-SPM
  • Transfer ADK SPM dibedakan menjadi dua pada Aplikasi SPM TA 2013 yaitu SPM GUP dan SPM Non GUP. Pastikan satker mengirim ADK SPM yang tepat untuk disampaikan ke KPPN sesuai dengan jenis SPMnya tersebut. Jika ada dua jenis SPM tersebut pada tanggal SPM yang sama, maka buat folder terpisah untuk masing-masing ADK SPM #AplikasiSPP-SPM
  • Menu SPBy pada Aplikasi SPP adalah menu yang digunakan untuk perekaman dan pencetakan Surat Perintah Bayar sesuai dengan PMK 190/PMK.05/2012. SPBy merupakan dokumen tambahan dan baru pada TA 2013 untuk kelengkapan pengajuan SPP GUP. SPBy tidak perlu disampaikan kepada KPPN, cukup kelengkapan dokumen internal satker. Guna perekaman SPP GUP pada Aplikasi SPP tidak diharuskan melakukan perekaman SPBy. SPBy dapat dibuat secara manual tanpa harus diisi pada aplikasi #AplikasiSPP-SPM
Demikian yang dapat saya sampaikan mudah-mudahan ada manfaatnya, jika para pengelola keuangan butuh bantuan mengenai perekaman SPP dan SPM 2013 atau yang lainnya, silahkan sampaikan melalui kolom komentar. terima kasih
Mitra Perbendaharaan. Powered by Blogger.
 

Total Pageviews

Ngobrol Akh

Followers